252 view

Adiwiyata nasional

Persi adiwiyata nasional

 

Kondisinya sudah nyaman, bersih, dan sehat, MAN Rengel Tuban, sangat layak menyandang predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional 2016.

“Pasalnya,  kegiatan belajar-mengajar di sekolah ini sudah sangat nyaman, bersih, dan sehat,” kata H.M. Badar, M.Ag. saat menyambut tim verifikasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis (20/10).

Dalam persiapan verifikasi lapangan di calon sekolah adiwiyata tingkat nasional, MAN Rengel Tuban  sudah mempersiapkan secara maksimal. “Kalaupun ada sedikit kekurangan ini menjadi target untuk diperbaiki,” kata Kepala MAN Rengel pada acara yang berlangsung di sekolahan tersebut.

H.M Badar, M.Ag. mengharapkan kepada tim verifikasi  supaya objektif dalam memberikan penilaian. “Jika ada ada kekurangan ataupun kelemahan tolong  diberitahukan agar ini bisa diperbaiki,” tambahnya di hadapan rombongan tim penilai dari pemerintah pusat.

Dikatakan, calon sekolah adiwiyata  yang diusulkan oleh Kabupaten Tuban  kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebenarnya ada  sembilan salah satunya adalah MAN Rengel Tuban.  Namun setelah melalui proses seleksi ternyata MAN Rengel Tuban lolos verifikasi dan berhak maju ke tingkat nasional mewakili Kabupaten Tuban.

Ketua Tim Verifikasi Sekolah Adiwiyata, Amriza dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), berjanji pihaknya akan objektif. “Saya sudah menerima  dokumen yang diberikan oleh pihak MAN Rengel Tuban isinya sangat baik dan bagus. Tetapi kami ingin verifikasi di lapangan bertujuan untuk mengecek langsung secara fisik maupun kelengkapan dokumennya,” ucapnya.

Amriza menjelaskan dokumen Sekolah Adiwiyata 2016 yang masuk di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ratusan sekolah. Namun setelah diverifikasi dengan teliti menyusut menjadi  beberapa sekolah yang akan diverifikasi secara dokumen dan fisik. “Khususnya di Kabupaten Tuban saja ada sembilan sekolah yang maju untuk diverikasi,” jelas Amriza.

Adiwiyata bukan ajang lomba. Adiwiyata merupakan program berkelanjutkan yang menerapkan budaya perilaku ramah lingkungan dengan berwawasan lingkungan bagi para pelajar. “Ini akan dijadikan salah satu titik pantau Adipura,” tegas Amriza. (Roy)

    Belum ada foto untuk berita pada halaman ini.


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook